Categories
Berita

Memilih Mobil Niaga Sesuai Kebutuhan Bisnis

Memilih Mobil Niaga Sesuai Kebutuhan Bisnis

Bentuk geografis Indonesia, mayoritas berkontur pegunungan dengan kondisi jalan yang berbeda-beda. Berkaca dari kondisi ini, seorang entrepreneur harus memilih mobil usahanya, sesuai dengan keadaan tersebut. Bila salah pilih, alamat mobil niaga bisa merongrong budget usaha. Agar tepat memilih mobil untuk usaha, beberapa hal musti kita cermati. Hal pertama yang musti diperhatikan adalah jenis usaha yang kita lakoni. Misal, bisnis makanan atau catering. Usaha jenis ini, model mobil yang cocok digunakan adalah mobil dengan kapasitas angkut besar dan tertutup. Kok begitu Selain untuk memaksimalkan pengiriman, mobil dengan model tertutup dipandang lebih higienis dibandingkan bak terbuka.

Sumber : Jasa Seo Semarang

Catatan tambahan, untuk makanan (bahan makanan) yang membutuhkan kondisi lingkungan yang dingin, mobil niaga harus dilengkapi dengan mesin pendingin ruangan. Sayur & Buah Butuh Empuk Kondisi tersebut akan berbeda bila jenis usaha yang ditekuni adalah furnitur. Pick up dan truk cocok menjadi mobil niaganya. Terutama untuk armada pengantaran. Perlu diingat, jenis produk yang diangkut pun harus diperhatikan. Semisal sayur dan buah-buahan. Komoditi seperti ini, selain memerlukan mobil usaha berkapasitas angkut besar, ternyata diperlukan suspensi super empuk. Sehingga produk pertanian yang diangkut tidak mudah rusak.

Pamungkas, perhatikan kontur jalan yang dilalui. Jika kondisi jalan yang dilalui bagus, mobil dengan gardan tunggal 4×2 sudah cukup. Akan tetapi jika infrastruktur jalan yang dilalui jelek maka diperlukan mobil usaha 4×4 atau gardan ganda. Hanya saja, mobil bergardan ganda pada umumnya lebih boros bahan bakar bila dibandingkan dengan mobil gardan tunggal. Itu baru dari sisi spesifikasi mobil dan jenis usaha yang dilakoni. Lain lagi ceritanya bila dilihat dari kemampuan finansial. Hindarilah kondisi “Besar Pasak Daripada Tiang”. Artinya, tipe mobil yang dipilih juga harus disesuaikan dengan anggaran yang tersedia. Jadi, biaya angsuran mobil tidak boleh menganggu cash flow usaha. Ketika dana yang tersedia tak mencukupi untuk membeli mobil baru, maka mobil bekas bisa menjadi pilihan. Hanya saja perhatikan kelayakan dan kondisinya.

Mobil yang sudah banyak mengalami kerusakan justru Anda bakal banyak mengeluarkan biaya perawatan dan perbaikan. Untuk memastikan kualitas mobil yang akan dibeli serta menentukan kesesuaian tipe mobil usaha, tidak ada ruginya mengajak kawan atau montir yang kita kenal ketika akan melakukan survei mobil. Menurut penuturan Argono, Manager dan konsultan bisnis di Jakarta Timur, untuk menghemat dana pengadaan kendaraan kita bisa bekerja sama dengan pihak penyedia dana atau pihak Finance.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *