Categories
Rumah

Trend Lantai Ukuran Besar Banyak Dicari

Agar konsumen memiliki banyak pilihan, produsen berlomba-lomba untuk menciptakan ukuran lantai keramik yang beragam. Mengingat fungsinya yang penting dan dapat bertahan untuk waktu lama, memilih lantai keramik menjadi salah satu yang harus diperhatikan dengan baik. Tak hanya melihat motif dan warna, kini konsumen juga semakin mempertimbangkan ukuran lantai yang akan diaplikasikan di rumahnya.

Baca juga : Distributor Jual Genset 500 Kva di Makassar

Pergeseran selera konsumen terhadap ukuran dari material penutup lantai pun nampaknya terjawab oleh produsen. Tidak seperti dulu, yang ukurannya cenderung hanya 30cm x 30cm, kini banyak sekali ukuran lantai yang tersedia di pasaran. Roman, produsen keramik untuk lantai dan dinding, pun turut mengikuti tren ini. Menurut Fransisca Giovanca, Marketing Assistant Manager Roman, pasar saat ini banyak mengalami pergeseran.

Menurutnya, saat ini banyak konsumen yang lebih tertarik dengan ukuran lantai yang besar. “Pergeseran ukuran dari ukuran kecil ke ukuran besar pun terjadi, banyak konsumen mencari ukuran yang lebih besar,” ujarnya. Keramik dengan ukuran besar memang menciptakan penampilan terbuka yang menimbulkan kesan ruangan yang lebih luas. Hal ini sangat cocok bila diterapkan di ruangan yang mungil.

Untuk menjawab kebutuhan pasar, Roman juga mengeluarkan produk RomanGranit yang hadir dalam ukuran- ukuran besar, seperti 1120cm x 60cm, 90cm x 45cm, 60cm x 60cm, 60cm x 30cm, dan masih banyak lagi. Produk tersebut merupakan produk glazed porcelain tiles dengan daya serap rendah sehingga lebih kuat dan keras, serta melalui proses cutting sehingga sangat presisi.

Di ukuran 90cm x 45cm, RomanGranit juga hadir dengan product polished yang sangat random dan kaya desain. Untuk memperkaya pilihan dalam tema vintage, RomanGranit mengeluarkan 3 koleksi vintage baru di ukuran 30cm x 30cm. Keramik-keramik tersebut dibuat dengan teknologi Mesin Digital Tecnica sehingga menghasilkan produk- produk yang 3D, colorfull, tajam, dan natural.

Hal serupa juga dikatakan oleh Anton Riandono, Showroom & Marketing Manager Karang Pilang. Saat ini konsumen jauh lebih minat dengan lantai berukuran besar. “Untuk ukuran 60cm x 60cm di tahun ini akan lebih banyak peminatnya,” ujarnya. Jadi, ukuran berapa yang akan Anda pilih untuk lantai rumah Anda?

Categories
Rumah

Menghias Dinding dengan Tekstur Terkini Bagian 2

Keramik Batu Alam Motif

keramik selalu berkembang setiap tahunnya. Di tahun 2016 ini, motif yang makin mirip dengan unsur alam, seperti batu, marmer, dan kayu diperkirakan akan menjadi tren yang diminati banyak konsumen. Tampilan keramik mirip batu alam dan kayu memang sudah ada sejak dulu, namun sekarang ini, teksturnya makin mendekati aslinya.

Anda bisa merabanya dan merasakan kemiripan dengan material batu dan kayu asli. Teknologi interlock juga membuat keramik-keramik ini nyaris tanpa nat, sehingga tampilan keramik ini makin mirip dengan yang asli. Kemudahan pemasangan dan ketahanan membuat keramik ini lebih diminati dibanding batu alam atau kayu sungguhan.

Ukurannya juga bermacam-macam, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bidang dan keinginan konsumen. Yang paling penting ukurannya presisi, sehingga Anda tidak perlu khawatir jika nanti tampilannya jelek. Ketebalannya pun kurang lebih 0,4cm, sehingga mudah untuk dipasang.

Categories
Rumah

Menghias Dinding dengan Tekstur Terkini

Cantik di mata, terasa di tangan. Itu yang menjadi tren dinding ini. Semua material dibuat agar bisa terlihat dan terasa seperti aslinya.

Wall Cover 3D

Wall cover yang akan dicari konsumen adalah wall cover 3 dimensi (3D). Yang dimaksud 3 dimensi di sini adalah 3 dimensi secara visual dan 3 dimensi jika diraba. Goodrich adalah salah satu produsen yang mengeluarkan wall cover 3D ini. Wall cover3D visual, jika dilihat akan memberikan efek 3D secara optikal pada mata.

 Baca juga : Distributor Genset 250 Kva di Semarang

Misalnya saja wall cover hologram; jenis ini jika terkena cahaya yang berbeda akan menimbulkan efek visual yang berbeda. Ada pula wall cover yang memiliki aksen timbul, sehingga ketika diraba terdapat kesan tekstur di materialnya. Tak ketinggalan juga ada koleksi baru dengan bahan tambahan berupa busa yang memiliki 2 tampilan, kilap dan do (tidak mengilap).

Yang terakhir ini juga berfungsi sebagai peredam suara. Di tahun 2016 ini, wall cover berbahan tak biasa juga akan naik daun. Wall cover yang terbuat dari natural material (contoh: serat bambu, pelepah pisang, ataupun eceng gondok), ataupun dari bahan non-woven (seperti bahan serat halus dari tissue basah) akan ikut meramaikan pasar.

Selain itu, bagian belakang wall cover pun dibuat makin tahan air—dilapisi dengan plastik— sehingga bila ada kebocoran AC, wall cover bisa dilepas dan dipasang kembali karena bagian belakangnya tidak akan rusak.

Seputar Wall Cover

• Wall cover adalah istilah lain dari wallpaper. Karena sekarang ini bahan baku pelapis dinding ini bukan hanya kertas (paper), maka banyak produsen yang lebih senang menyebutnya dengan kata wall cover. • Wall cover bisa mengelupas jika dindingnya lembab dan tidak bisa dipasang kembali jika sudah sobek.

• Untuk membersihkan wall cover, Anda dapat menggunakan lap yang sedikit basah, bisa juga menggunakan pengisap debu untuk menghilangkan debunya. • Pada saat pemasangan, harus dipastikan dinding dalam keadaan kering dan rata tanpa ada sisa bekas cat yang mengelupas. • Biaya untuk pemasangan wall cover bisa beragam, antara Rp25ribu-250ribuan/m2 (tergantung materialnya).

Categories
Rumah

Dengan Tekstur Lebih Menarik Bagian 2

CARA APLIKASI • Anda harus pastikan bahawa permukaan yang akan dicat dalam keadaan bersih dan kering. • Aplikasikan cat dasar pada dinding. Anda bisa gunakan produk cat Attaboy OS Super Premier. • Anda dapat mulai mengaplikasikan cat Attaboy Multi Color Paint dengan menggunakan spray gun dengan nozzel yang agak besar.

Baca juga : Distributor Jual Genset 500 Kva di Surabaya

Batu dan Bata Dekoratif

Menggunakan batu bata sebagai dinding ekspos sudah marak dilakukan sejak dulu. Di tahun 2016 ini, diperkirakan pengunaannya tetap ada, namun bahan baku utamanya bukan lagi bata sesungguhnya, karena pemasangan batu bata ekspos memang butuh kecakapan dan kesabaran tukang agar hasilnya memuaskan.

Sebagai pengganti batu bata Anda dapat menggunakan bata dekoratif. Tampilannya sama persis, lengkap dengan teksturnya, bahkan jika dilihat secara kasat mata, bata dekoratif ini sulit dibedakan dengan aslinya. Salah satu produsen yang mengeluarkan produk bata dekoratif adalah Karang Pilang. Di tahun 2016 ini, tipe yang akan naik daun adalah tipe bata homogen memiliki kesan yang sangat natural, bahkan hampir sama dengan bata merah asli.

Teksturnya juga lebih kasar jika diraba. Cara pemasangannya pun juga jauh lebih mudah dari bata merah asli, Anda hanya perlu menggunakan semen biasa. Untuk segi polanya pun Anda juga tidak perlu khawatir, karena bata dekoratif ini memiliki pola yang beraturan. Walaupun terkadang ukurannya kurang presisi, tetapi itu tidak akan terlihat, malah justru lebih menunjukkan kesan alami pada dinding Anda.

PEMASANGAN BATA DEKORATIF • Dinding eksterior dan interior sebaiknya diberi lapisan waterproofing sebanyak 2 lapis (vertikal dan horizontal) agar dinding menjadi kedap air sebelum dipasang batu atau bata dekoratif. • Adukan semen sebaiknya dicampur dengan aditif terlebih dahulu (bisa dibeli di Karang Pilang), kemudian berikan semen yang cukup dan ratakan menggunakan trowel ke seluruh permukaan bidang.

• Ketika memasang, gunakan benang dan alat waterpass yang bagian bawahnya diberikan penopang agar bata yang terpasang tidak berubah posisi. • Masukkan campuran grouting (nat) pada kantong plastik, gunting sudutnya lalu aplikasikan hanya dalam lubang nat saja. • Untuk lapisan coating-nya gunakanlah coating yang bermutu sehingga lapisannya menyatu dan hasilnya optimal.

Categories
Rumah

Dengan Tekstur Lebih Menarik

Cantik di mata, terasa di tangan. Itu yang menjadi tren dinding ini. Semua material dibuat agar bisa terlihat dan terasa seperti aslinya. Sebagai elemen yang paling mudah terlihat dan menjadi sorotan pandang bagi sebuah rumah, tentu dinding punya peran penting dalam menciptakan suasana. Termasuk salah satunya sebagai pembangkit mood atau perasaan ketika memasuki sebuah ruangan.

Baca juga : Jual Genset Bali

Sehingga banyak usaha dilakukan supaya dapat membuat tampilan dinding menjadi lebih eye catching dan menarik. Saat ini tampilan dinding sudah tidak hanya polos lagi. Dinding yang bertekstur (yang dapat teraba oleh panca indera) mulai banyak diminati oleh konsumen. Inilah beberapa material yang dapat Anda gunakan untuk membuat dinding bertekstur.

Cat Tekstur

Di tahun ini, produk cat yang menghadirkan tampilan berbeda di dinding diperkirakan akan naik daun. Salah satunya adalah cat bertekstur. Memang belum banyak produsen yang mengeluarkan cat ini, hanya segelitir pemain, di antaranya PT Indowira Putra Paint Factory . Cat dinding tekstur Attaboy Multi Color Paint ini memiliki pola kasar dengan adanya butiran-butiran halus.

Cat tekstur ini dapat diaplikasikan ke dinding asebagai aksen atau untuk menutup permukaan yang kurang sempurna. Bahkan bisa juga diaplikasikan untuk langit-langit. Jika Anda menginginkan kesan natural dan alami pun Anda tidak perlu khawatir, karena cat ini dapat digunakan juga sebagai pengganti batu alam yang relatif susah pemasangannya.

Selain PT Indowira, produsen cat lain juga mengeluarkan cat bertekstur, seperti Nippon dan Dulux. Nippon memproduksi cat tekstur yang diberi nama Momento, yang terdiri dari Momento Pearl, Gold, dan Silver. Anda bisa menerapkannya bersamaan metode garis tarikan kuas yang menyilang sehingga mendapatkan efek yang diinginkan. Sebagai salah satu produsen cat, Dulux juga mengeluarkan cat jenis tekstur yang kini menjadi daya tarik bagi konsumen yaitu Dulux Ambiance.

Cat interior ini memiliki efek khusus seperti linen, marble, mettalic dan velvet (beludru) serta memiliki tampilan yang berkilau sehingga membuat dimensi baru pada tampilan interior rumah secara fisik maupun visual menjadi lebih indah dan menarik.